Tips supaya vespa irit bahan bakar

Kamis, 31 Januari 2013

Cara ngakalin supaya vespa gak boros, salah satunya yaitu dengan mengkondisikan supaya vespa kita memiliki sistem pembakaran yang bagus (sesempurna mungkin)
Untuk dapat terjadi pembakaran yang sempurna, setidaknya ada tiga unsur yang mempengaruhi :
1. Bahan bakar yang bagus yang siap untuk dibakar
2. Api yang bagus untuk membakar point 1
3. Waktu pengapian yang bagus : pertemuan antara bahan bakar dengan api.
1. Bahan bakar yang bagus.
Yang dimaksudkan di sini ada perpaduan yang pas antara bensin dengan oksigen, dimana prosesnya dilaksanakan di karburator.
Jika terlalu banyak oksigen (udara/angin) dan kurang bensin dalam prosentase gas yang akan dibakar, maka hasil pembakaran tidak maksimal.
Demikian pula terlalu banyak bensin dan kurang oksigen membuat pemakaran juga tidak akan sempurna.
Dalam hal ini peranan karburator dan settingannya menjadi sangat penting.

2. Api yang bagus.

Api yang bagus sangat diperlukan untuk membakar campuran gas bahan bakar yang bagus,
supaya menghasilkan pembakaran yang juga bagus.
Sekalipun cetusan api terjadinya di busi,tetapi di dalamnya melibatkan komponen lainnya, misalnya : tutup kepala busi, kabel busi, koil, platina atau CDI, dan sumber dayanya (spool dan magnet).
Jika ingin pembakaran yang sempurna, maka deretan komponen2 penghasil api tersebut semuanya harus dalam kondisi prima.
Karena dari kondisi yang prima itulah akan dihasilkan api yang bagus, dan api yang bagus itulah yang menunjang adanya pembakaran yang sempurna.

3. Waktu pengapian yang bagus.
Maksudnya adalah waktu yang tepat untuk terjadinya proses pembakaran.
Yaitu waktu di mana busi meletikkan bunga api dalam kaitannya dengan posisi seher dalam mesin (ruang bakar).
Jika vespa kita memakai CDI, maka untuk sementara point 3 ini bisa diabaikan;
walaupun sebenarnya perkembangan yg sekarang CDI-pun bisa diset untuk mengatur kapan saatnya busi akan memercikkan bunga api.
Jika vespa kita memakai platina, maka setelan waktu pengapian yang bagus ini seringkali kita kenal juga dengan istilah poor & na.
Imho, gabungan ketiga hal di atas inilah yang akan menghasilkan pembakaran yang baik, pembakaran dengan efesiensi dan efektivitas yang maksimal, sehingga dengan sendirinya setiap liter bensin juga akan mencapai daya tempuh maksimalnya.
Mengenai oli samping memang tidak sy masukkan, karena sekalipun oli samping juga akhirnya terbakar, namun sebenarnya tidak berhubungan langsung dengan “sistem pembakaran” itu sendiri.
1. Mengenai “bahan bakar yang bagus”.
Kita tahu bahwa dalam proses pembakaran membutuhkan campuran udara (oksigen) dengan bahan bakar (bensin).
Perbandingan yang ideal untuk keduanya, kata orang yang ngerti, adalah 14,7 : 1.
Campuran dengan komposisi semacam itu akan menghasilkan pembakaran yang sempurna, dan gas buangnya juga relatif bersih.
Komposisi campuran udara dan bensin tsb acapkali disebut dengan AFR (Air Fuel Ratio).
Nah, yang sulit adalah bagaiamana menyetting karburator supaya menghasilkan AFR 14,7.
Dan rupa2nya teknologi karburator emang sudah mentok;
mau disetting bagaimanapun juga tidak mungkin menghasilkan AFR yang selalu sempurna.
Karena itu maka kemudian berkembanglah sistem injeksi, di mana pencampuran bensin dan udara tidak lagi dilakukan di karburator, melainkan bensinnya disemprotkan ke dalam mesin; dan jumlah diatur secara elektronik untuk seakurat mungkin disesuaikan dengan kebutuhan.
Dengan sistem injeksi pembakaran yang dihasilkan memang lebih sempurna, bensin lebih hemat, gas buang semakin ramah lingkungan.
Karena itu tidak mengherankan bahwa untuk standar Euro 2, mesin sudah diharuskan memakai sistem injeksi.
Kita bisa melihat, mau disetting sebagus apapun, karburator tidak akan pernah menjadi sempurna.
Terlebih lagi jika settingan karburator dikerjakan ala kadarnya; bisa dibayangkan bagaimana hasilnya.
AFR-nya jauh ke mana-mana, hasil pembakaran sudah pasti tidak maksimal, dan bahan bakarpun sebagian terbuang sia-sia (karena ketidaktepatan AFR), sehingga Vespa kita menjadi semakin boros.
Pernah ada yang mengatakan seperti ini :
“Jika perbandingan udara dan bahan bakar tidak ideal (tidak dikendalikan) menjadikan bensin boros pada campuran yang terlalu banyak bensin. Selain itu, pembakaran tidak sempurna, akibatnya emisi gas buang berlebihan dan tenaga tidak optimal karena energi kinetis yang dihasilkan pun tidak maksimal. Kerusakan mesin pada jangka pendek maupun jangka panjang lebih cepat terjadi.”
Campuran terlalu kaya, bensin boros.
Campuran terlalu miskin (lean), tenaga juga tidak maksimal, jadi main gas besar, mesin panas, dan bensin juga boros.
Praktisnya, supaya Vespa kita agak tidak boros, dalam kaitan dengan gas bakar :
- Pelihara kebersihan karburator, termasuk kebersihan saringan udaranya.
- Paking dari karburator ke mesin jangan ada yang bocor, demikian pula seal setelan angin.
- Pakai spuyer standar.
Atau kalo kondisi mesin/karburator sudah tidak standar, diujicobakan memakai spuyer yang paling sesuai (dan otomatis mendekati AFR yang seharusnya dibutuhkan).
Di beberapa thread, sy baca bagaimana para senior sudah membagi-bagikan ilmu dunia per-spuyeran-ini.
- Setting setelan angin semaksimal yang kita bisa untu mendapatkan AFR yang seharusnya.
Caranya nyetting setelan angin kurang lebih sbb :
Mesin dalam kondisi tidak dingin, jadi bukan dalam kondisi baru dinyalakan pada pagi hari.
Setelan langsam (yg putarannya di atas karbu) diperbesar sampai agak besar.
Setelan angin diputar ke kanan poll sampai menutup, kemudian dibuka diputar ke kiri satu setengah putaran.
Mesin dihidupkan, setelan angin diputar ke kanan dan/atau ke kiri sampai mendapatkan suara termaknyus (ada yg menyebutnya dengan suara terbesar, ada juga yg menyebutnya dengan suara paling nyaring, atau melengking).
Posisi tsb adalah posisi ter-ideal, dan masih bisa ditambah ke kanan atau ke kiri sedikit sesuai dengan selera.
Setelah tercapai kondisi tsb, setelan langsam di kembalikan ke posisi semula.
Langsam distel sekecil mungkin sehingga waktu masuk gigi 1 tidak menyentak, tetapi sekaligus juga jangan terlalu kecil sehingga langsamnya jangan gampang mati.
Catatan : Untuk Berdiskusi lebih lanjut bisa mengunjungi VIO Forum di:
http://vespa-indonesia.web.id/index.php/topic,14586.0.html


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Vespa Racing

Senin, 28 Januari 2013

Bikin Vespa Racing



Banyak model vespa yang dapat diterapkan, salah satunya dengan membesut tema racing. Tak hanya tampilan semata, namun kali ini kami berikan plus ngacir vespa anda serasa motor racing. Berikut komposisinya:
  • Pada body, kebanyakan step (pijakan kaki) pindah ke belakang, stang tekuk. Itu wajib! Untuk PX atau Excel Fork diganti dengan Super / PS.
  • Untuk PX, lebih kerennya body bagian belakang dari pantat hingga cembungan dipotong miring.
  • Dapur pacu, yang utama adalah pengisapan masih orisinil, gigi pakai PS Strada / Spartan.
  • Knalpot pakai racing ber-silincer Ninja. (lainnya klik di sini).
  • Lanjut ke blok, menggunakan blok racing PINASCO atau MALOSSI, yang memiliki 6 lubang bilas, plus seher dan head silinder, dengan kata lain ukuran cc berubah dari 150cc menjadi 200cc.
  • Karbu juga harus diubah, dengan mencelupkan karbu SPARTAN 24/24 yang telah direamer ulang untuk semprotan BBM yang lancar, bisa pakai kabu RX King.
  • Kopling harus pake racing dengan 4 kampas.
  • Untuk model, aksesoris, warna / cat, kreasikan seleramu! 
Atau perhatikan sisi garang vespa ini:

Sosok pemilik Sprint Racing dari jogja tersebut, namanya bang Abu Khair
Nah, silahkan dicoba! Sedikit mungkin bisa berguna. Bagi yang punya trik mantap lainnya, join infonya bro! Salam Vespa Mania..

http://dedelede-grainder.blogspot.com/2011/12/bikin-vespa-racing.html


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Tips merawat kampas vespa

Pada umumnya kampas rem pada vespa seperti biasa saja. pada perawatannya juga sangat sederhana untuk menyiasatinya sebagai berikut :Cukup gunakan sepon bekas,sepon yang digunakan sepon bekas peralatan elektonik yang sudah dibuang atau yang sudah tidak terpakai.

     Seperti berikut caranya:
 -Lepaskan as roda,
 -Bersihkan trombol dangan kain bersih,
 -Bersihkan kampas roda dan trombol menggunakan spon bekas,
 -Bersihkan kotoran yang menempel,dan
 -Pasang kembali rodanya seperti semula.


Akhiirnya kampas rem pun kembali menggigit,selamat mencoba.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Tips merawat BUSI vespa

Minggu, 27 Januari 2013

Bagi yang pencita vespa sering dan banyak yang mengeluh tentang vespanya dibagian busi.tapi kali ini ga usah kawatir lagi dengan busi,busi anda ga usah gontaganti lagi cukup satu untuk selamanya.
Pertama cari dulu merek busi yang paling bagus,setelah beberapa hari busi tersebut dibilang mati jangan dulu ganti tapi dibersihkan.
Busi suka dikatakan mati dan harus diganti, jika lapisan isolator kator atau tertutupi oleh kerak sisa pembakaran.Ada bagusnya kalau anda memakai bahan bakar bensin oktan tinggi seperti pertamax pertamina,dan gunakan juga oli yang bermutu terbaik.
Untuk mengatasi bertumpuknya kerak dibusi (isolator),bisa dilakukan dengan pembersihkan secara rutin.
Pada awalnya bukalah busi pada cilinder cop terlebih dahulu,lalu bersihkan isolator dengan kawat besi dan pakai sedikit bensin agar setelah terkorek sikerak dapat keluar.


Kuas dan sikat kawat cuman bisa membersihkan bagian luar saja,kalau yang bagian dalam isolator bisa dibersihkan dengan menggunakan kawat bekas kopling yang sudah tidak terpakai lagi.Ambil dua atau tiga helai kawat kopling tersebut.sebelum pengorekan,isi terlebih dahulu bagian dalam isolator dengan bensin hingga betul-betul terendam,lalu mulai pengkorekan dengan kawat tadi lakukan berulang-ulang pastikan dalaman isolator betul-betul bersih.



Setelah kelihatan bersih pasng kembali busi tersebut pada dudukannya semula.

Penyebab Busi Cepat Mati :

-Kesalahan pemakaian nomor tingkat panas busi,
-Campuran bahan bakar terlalu berlebihan,
-Saringan udara tersumbat atau kotor,
-Terlalu lama dipakai pada kecepatan rendah,
-Cup tidak dalam posisi off,
-Kelambatan pada waktu penyalaan atau menghidupkan mesin.

Cukup sekian mengenai BUSI selamat mencoba.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Vespa Gembel

"  VESPA GILA "


Disebut pespa gila karena aksesoris pada motor vespa mirip orang gila yang sukanya membawa-bawa sampah atapun barang rongsokan.
Berikut motor vespa-vespa gila,semoga menghibur :




















Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Cara mengorter vespa

                   CARA MENGORTER VESPA


Biasanya pada blok mesin piston dan selinder diberi celah,namun tak sembarangan mengasih celah semua ada ukurannya,Bilamana dikasih celah sembarangan piston akan ngejim.
Untuk mengatasi masalah itu tidak terjadi dibawah ini ada ukurannya sebagai berikut :

C=diameter cylinder max
P=diameter luar piston
Piston Clearance 0,0040 /0,0045.

Dijamin mesin vespa anda tidak macet,proses rayen selama tiga hari,penggunaan oli samping sebaiknya 1,5 dari takaran biasa atau tiga tutup botol oli samping pada bensin satu liter.Oli sehabis korter pakai oli bagus bisa pake oli jumbo atau oli samping pertamina.

Oke semoga bermanfa'at dan selamat mencoba.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Perbedaan Vespa PTS 90cc dan P100TS

Vespa PTS pertamakali dikeluarkan pada tahun 1976 dan berakhir produksi pada tahun 1984.

PTS dibekali dengan mesin dua langkah berkapasitas 90cc dan mesin berkapasitas 100cc yang dibuat dipabrik Dan Motor Indonesia.
vespa PTS dilengkapi dengan rangka sasis monosok,mesin berkapasitas 88,5cc.berteknologi dua langkah,bore x struke :47mmx51mm,kaburator Dell orto 16,kelistrikan diambil darai platina yang berdaya 6v,kopling manual tipe basah,bertransmisi 3 percepatan,kapasitas tengki bahan bakar 4,5 liter yang masih menyatu dengan wadah disampingnya,mengandalkan drum brake pada kedua rodanya yang dibalut dengan karet bundar berdiameter 10"/300.

Setelah dua tahun kemudian PT Dan Motor Indonesia menciptakan lagi varian PTS 100cc.
Secara keseluruhan detail modelnya tidak banyak perubahan mirip dengan varian 90cc,namun pada kubikasi mesin berubah menjadi 99cc,dengan bore x stroke:49mmx51mm,dengan mengaplikasikan kabulator dell orto 19.Pada varian P100TS ini,bagi pegunanya dapat menggebernya sampai kecepatan 90 kph.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer